Pada hari Selasa tanggal 3 Maret 2015 tepatnya pukul 09.40 saya mengikuti perkuliahan Manajemen Pemasaran Jasa yang bertempat di ruangan 306 dengan dosen yang bernama Amril Muhammad,S.E.,M.Pd. Hari itu saya mempelajari beberapa materi seperti filosofi manajemen pemasaran, konsep dasar jasa, karakteristik jasa.
Filosofi manajemen pemasaran ada 5 yaitu sebagai berikut:
1. Production concept
Konsep ini lebih menekankan semakin banyak menghasilkan barang maka harga jual barang tersebut akan menjadi murah.
2. Product concept
Pada konsep ini lebih menekankan pada bagaimana menghasilkan produk yang bagus dan berkulitas.
3. Selling concept
Konsep ini mengutamakan kemudahan bagi konsumen untuk mendapatkan produk dimanapun mereka berada. Ciri dari konsep ini adalah banyak membuka cabang-cabang.
4. Marketing concept
Konsep ini sudah menggunakan ilmu-ilmu marketing dalam pelaksanaanya.
5. Societal marketing concept
Konsep ini tidak semata-mata mencari keuntungan untuk perusahaan saja, tetapi juga untuk dapat meningkatkan kesejahteraan massyarakat.
Konsep dasar jasa
Jasa adalah semua kegiatan ekonomi dengan output selain produk dalam bentuk fisik pada biasanya dikonsumsi diproduksi pada waktu bersamaan, dan memberikan nilai tambah dalam bentuk (seperti kenyamanan, hiburan, kenyamanan kesehatan).
Menurut Kotler, Jasa adalah setiap kegiatan atau manfaat yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, yang tidak berwujud dan tidak mengakibatkan pemilikan apapun, yang mungkin terkat dengan produk fisik.
Ada 4 karakteristik jasa yaitu:
1. Intangibility
• Tidak dapat dirasa, diraba, dicium, didengar sebelum jasa itu dibeli.
• Pelanggan isa membeli jasa, bisa dikonsumsi tapi tidak bisa dimiliki.
• Kualitas jasa tampak pada tempatlokasi, orang, bahan-bahan, harga dan simbol/logo.
2. Inseparability
• Jasa dijual dahulu, diproduksi dan dikonsumsi secara bersamaan.
• Interaksi penyedia dan pelanggan mempengaruhi hasil jasa.
• Kunci sukses pada kualitas penyedia dan keterlibatan pelanggan.
• Fasilitas pendukung dan pemilihan lokasi penyedia jasa menjadi pertimbangan utama pelanggan.
3. Variability (tidak berstandar)
• Nonstandardized output = bervariasi bentuk, kualitas jenis.
• Penyebabnya yaitu kerja sama pelanggan, motivasi penyedia layanan, beban kerja perusahaan (Boove Houston dan Till, 1995).
• Upaya untuk menjaga kualitas jasa yaitu investasi personil, standarisasi proses, memantau kepuasan pelanggan.
• Costumization = desain kebutuhan pelanggan
4. Perishability
• Komoditas jasa tidak tahan lama , tidak dapat disimpan.
• Bisa disimpan dalam bentu reservasi.
• Permintaan pelanggan bervariasi dipengaruhi musim.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar