Senin, 16 Maret 2015

Resume Perkuliahan Pertemuan Ke-4


Pada hari Selasa tanggal 10 Maret 2015 tepatnya di ruang 306, saya mengikuti mata kuliah Manajemen Pemasaran Jasa dengan materi tentang Analisis Lingkungan Pemasaran. Marketing environment (lingkungan pemasaran) adalah pelaku dan kekuatan di luar pemasaran yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk mengembangkan dan mempertahankan transaksi yang sukses dengan para pelanggan sasarannya. Lingkungan pemasaran terbagi menjadi dua yaitu: microenviroment / internal dan macroenvironment / eksternal.

Lingkungan mikro (microenvironment) terdiri dari :
a.       The company
1.      Top management
2.      Finance (kemampuan keuangan)
3.      Riset and development
4.      Purchasing (pembelian)
5.      Manufacturing (proses produksi)
6.      Accounting (pembukuan)
b.       Suppliers
Provide the resources needed by the company to produce its good and services. Menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk mempromosikan produk dan jasa.
c.        Marketing Intermediaries (perantara)
1.      Perusahaan yang membantu, mempromosikan, menjual dan mendistribusikan yang baik kepada pembeli akhir.
2.      Termasuk perusahaan distribusi fisik (contoh : kontainer), agen jasa pemasaran (contoh : pameran PTN internasional), perusahaan kredit
d.       Costumers
1.      Costumer markets
2.      Bisnis markets (membeli suatu barang lalu dijual kembali tanpa mengubah merek). Contoh : matahri, ramayan
3.      Reseller markets (membeli suatu barang lalu dijual kembali dengan mengubah merek). Contoh : carrefour
4.      Government markets
5.      International markets. (Contoh : barang-barang ekspor)
e.        Publics
1.      Financial publics
2.      Media publics
3.      Government publics
4.      Citizen action publics (kelompok-kelompok demo)
5.      Local publics
6.      General publics (masyarakat secara umum)
7.      Internal publics. (Contoh : anak karyawan suatu perusahaan mendapat kemudahan untuk masuk ke perusahaan tersebut)

Lingkungan makro (macroenvironment) terdiri dari:
a.       Demografic environment
1.      Size (ukuran/jumlah)
2.      Density (kepadatan)
3.      Location (lokasi). Semakin jauh dari perkotaan maka harga semakin mahal.
4.      Age (usia)
5.      Gender (jenis kelamin)
6.      Race (ras)
7.      Occupation (pekerjaan)
8.      Other statistik (data-data yang lain)
b.       Economic environment
1.      Buying power (daya beli)
2.      Spending pattern (pola pengeluaran)
c.        Natural environment
1.      Shortages of raw materials (ketersediaan bahan baku)
2.      Increased cost of energy (kenaikan biaya energi, seperti listrik, bahan bakar)
3.      Increased pollution (kenaikan polusi, sehingga pabrik-pabrik tidak diperbolehkan didirikan di wilayah Jakarta)
4.      Government intervention in natural resources management (intervensi pemerintah juga berpengaruh)
d.       Techonological environment
1.      New technologies (teknologi baru)
2.      Creating new product (produk baru, sperti kue dengan berbagai macan bentuk dan rasa)
3.      Market opportunities (peluang pasar)
4.      Fast pace of technological change (kecepatan perubahan teknologi)
5.      High H&D budgets (anggaran untuk research)
6.      Concentration on minor improvement
7.      Increased regulation (regulasi teknologi)
e.        Political environment
1.      Laws (hukum; terdapat batasan-batasan)
2.      Goverment agencies (agensi pemerintahan; seperti dalam pembuatan usaha baru)
3.      Pressure group (dari partai, LSM, kelompok masyarakat)
4.      Legislation regulating bussiness
5.      Changing government (perubahan pemerintahan)
f.        Cultural environment
1.      Persistance of cultural value (ketekunan nilai budaya)
2.      Shifts in secondary cultural value (nilai budaya kedua)
a)       People’s view of themselves (bagaimana melihat diri sendiri)
b)       People’s view of others (bagaimana melihat orang lain)
c)       People’s view of organizations (bagaimana melihat organisasi/kelompok)
d)      People’s view of society (bagaimana melihat masyarakat)
e)       People’s view of nature (bagaimana memandang alam)
f)        People’s view of universe (bagaimana memandang dunia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar